Terkait Peristiwa Pelecehan Seksual, TransJakarta Diminta Tingkatkan Pengawasan

Jakarta – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, meminta manajemen TransJakarta meningkatkan pengawasan di seluruh armadanya. Hal ini terkait dengan maraknya pelecehan seksual kepada penumpang perempuan di dalam bus TransJakarta.

“Saya minta ini diperhatikan agar tidak ada lagi pelecehan seksual di TransJakarta,” katanya, Jumat (24/2/2023). Heru merasa prihatin dengan peristiwa yang sempat viral beberapa terakhir di media sosial.

Dia berharap peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi bersama agar nantinya tidak ada lagi pelecahan seksual di angkutan umum. “Untuk itu, TransJakarta dan operator angkutan umum lainnya harus meningkatkan pengamanan,” ujar Heru.

Kasus pelecehan seksual terhadap seorang penumpang perempuan itu terjadi pada Senin (20/2) sekitar pukul 19.45 WIB. Tepatnya di dalam bus yang sedang melaju ke arah Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Sekretaris Perusahaan TransJakarta, Apriastini Bakti Bugiansri, mengatakan petugas langsung sigap merespons begitu diketahui adanya dugaan pelecehan. Pelaku kemudian diringkus oleh petugas TransJakarta untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Namun, pelaku yang nekat kemudian memberontak dan kabur dengan melompati pagar pembatas halte. Sejumlah barang pribadi pelaku kartu TransJakarta, kunci, hingga uang tunai Rp65 ribu pun tertinggal.

Menurut Apriastini, barang-barang terebut kemudianh diamankan oleh petugas pramusapa TransJakarta. “Kami langsung menyerahkannya kepada polisi untuk menjadi barang bukti,” ujarnya.

Related posts