Kabupaten Bandung – Calon Bupati Bandung nomor urut 1, Sahrul Gunawan kembali berkampanye menyapa warga Ciwidey Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Sahrul Gunawan yang di dampingi anggota DPR RI Dadang Naser dan tokoh masyarakat Kabupaten Bandung Haji eMTe ikut menyapa dan mendengarkan keluhan warga yang di dominasi Generasi Muda yang datang dari sejumlah wilayah di kawasan Ciwidey.
Menurut Calon Bupati Bandung Sahrul Gunawan, Generasi muda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah di Kabupaten Bandung
“Generasi muda itu tentunya memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan di Kabupaten Bandung yang lebih baik. Mereka memiliki potensi yang sangat luar biasa dan kreativitas tinggi. Peran generasi muda ini tentunya bisa memberikan warna dalam setiap aspek pembangunan di Kabupaten Bandung,” ungkap Cabup Bandung, Sahrul Gunawan, Minggu (10/11/2024).
Lebih lanjut Sahrul mengatakan Keberadaan generasi muda ini seharusnya jangan dipergunakan secara politis karena jumlah DPT-nya mencapai 60 persen. Akan tetapi pemerintah juga harus memberikan ruang berekspresi bagi generasi muda ini. Tentunya dengan potensi yang mereka miliki dan mampu menjadi prestasi nyata bagi Kabupaten Bandung.
Untuk menggali potensi anak-anak muda di Kabupaten Bandung ini, Sahrul Gunawan pun secara langsung berdiskusi tatap muka dengan mereka di Majalaya. Bahkan, ia mengaku mendalami apa yang mereka butuhkan agar bisa berkontribusi mengambil peran dalam pembangunan di Kabupaten Bandung.
“Kita memberikan ruang bagi generasi muda di Kabupaten Bandung. Misalnya, beberapa event kami lakukan misalnya kompetisi e-sport. Bahkan, saat saya berdiskusi langsung dengan mereka, generasi muda Kabupaten Bandung ini hebat-hebat, pintar, dan sangat kritis (sikap yang tajam menganalisa informasi),” tuturnya.
Dengan adanya diskusi dengan para generasi muda itu, tutur Aa Sahrul (sapaan Sahrul Gunawan), menjadi sesuatu hal yang penting. Sebab, pemerintah juga membutuhkan input dari para generasi muda untuk pembangunan di Kabupaten Bandung ini.
“Kita butuh input dari mereka. Karena kita (pemerintah) harus melakukan apa kedepannya. Para generasi muda ini menjadi prioritas bagi kami,” ucapnya.
Untuk mendukung dan memberikan ruang bagi kawula muda ini, hal itu pun sudah tertuang dalam visi dan misi pasangan Alus Pisan. Sahrul menjelaskan, kedepannya pasangan ini akan membuat program khusus hingga stimulan bantuan usaha.
“Minimal dari handphone yang mereka pegang agar perangkat tersebut bisa lebih memberikan manfaat. Misalnya untuk membuat content creator, menyelaraskan antara ekonomi kreatif dengan anak-anak muda supaya mereka juga mendapatkan pelatihan dan pembinaan kewirausahaan,” ucap Sahrul.
Untuk itu, ia pun akan mengoptimalisasikan BPR Kerta Raharja untuk mengalokasikan pemberdayaan ekonomi anak-anak muda. Tentunya generasi muda ini harus memperoleh pelatihan dan pembinaan dari para ahli melalui ‘Kabupaten Bandung Creative Hub’ yang akan pasangan ini bentuk.
“Melalui sentra bisnis itu, akan memunculkan kreativitas dan memberikan potensi bagi anak-anak muda. Dengan demikian, hal tersebut dapat memutus mata rantai pinjol, bank emok, dan pinjaman ilegal lainnya,” kata ia.
“Manfaat lainnya dengan adanya intervensi nyata dari pemerintah itu, potensi pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung pun akan meningkat,” ucapnya. Suh

