Ribuan Pemudik Datangi Terminal Kp Rambutan, Pos Mudik Ramah Keluarga Dompet Dhuafa Hadirkan Ragam Layanan

Jakarta – Menyambut musim mudik Lebaran tahun 2024 (Idul Fitri 1445 H), Dompet Dhuafa kembali menggelar layanan Pos Mudik Dompet Dhuafa, dengan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa sebagai koordinator program, untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para pemudik yang pulang ke kampung halaman.

“Di Ramadan kali ini kami punya program pos mudik dengan tema Pos Mudik Ramah Keluarga. Oleh karena itu, kami siapkan pos mudik di tujuh titik dengan layanan dan kondisi pos yang ramah untuk setiap anggota keluarga, dan yang pasti semua layanan itu gratis,” ujar Ahmad Baikhaki, Penanggung Jawab Program Pos Mudik Dompet Dhuafa 2024, dalam rilis, Sabtu (6/4/2024) sore.

“Pos mudik tahun ini bila dibandingkan dengan tahun lalu, mungkin secara psikologis sama. Tahun kemarin kita menyasar di jalan tol sebagai titik lokasi. Tetapi tahun ini kita akan menyasar jalan besar di luar tol untuk penempatan titik lokasi setiap pos mudik,” lanjutnya.

Pos Mudik Dompet Dhuafa akan mulai beroperasi pada Jumat (5/4/2024) hingga Selasa (9/4/2024), yang menjangkau 7 titik lokasi strategis di berbagai daerah.

Seperti yang berlokasi di Pos Mudik Ramah Keluarga Terminal Kampung Rambutan, “Alhamdulillah pada hari Sabtu ini (06/04/2024) sejumlah calon penumpang bus dengan tujuan Pulau Sumatera dan Jawa mulai memenuhi Terminal Kampung Rambutan.

Hingga siang tadi sebanyak 20 penerima manrea Masjid Jami Alfaat mendapatkan layanan kesehatan gratis dan service handphone maupun pos charger. Sebagian calon penumpang mengeluhkan pusing dan darah tinggi akibat kurangnya istirahat.

Ditambah mereka sudah nunggu berjam-jam namun bus tak kunjung datang dan mengangkut mereka,” ujar Fakhri Rabbani penanggung jawab Pos Mudik Dompet Dhuafa di Kampung Rambutan.

“Selain layanan kesehatan, kami juga membagikan Program Makanan Tambahan bagi calon penumpang yang membawa anak. Serta pembagian ratusan paket berbuka puasa yang dibagikan dari rekan-rekan Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM),” tambah Fakhri.

Sejumlah penumpang mengeluhkan lamanya kedatangan bus khususnya tujuan Sumatera baik Palembang, Padang dan Pekanbaru. Hal ini imbas terjadinya kemacetan parah di ruas Pelabuhan Merak.

“Alhamdulillah ada layanan Pos Mudik Dompet Dhuafa, anak-anak tidak menjadi bosan dan ada kegiatan bagi anak-anak dalam mengisi waktu luangnya. Melihat bus juga belum datang. Serta saya dan suami bisa konsultasi dalam layanan kesehatan dari tim berikan. Selain itu bisa menitipkan handphone dengan isi daya ulang dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Yati calon penumpang tujuan Palembang, yang sudah menunggu sejak pukul 08.00 pagi, namun hingga jam 15.00 bus belum tiba.

Pos Mudik Dompet Dhuafa menyediakan beragam layanan yang dapat memenuhi kebutuhan para pemudik. Setiap Pos Mudik dilengkapi dengan layanan kesehatan yang mencakup pemeriksaan kesehatan, pojok laktasi, pemberian nutrisi balita, layanan ambulans, dan edukasi kesehatan.

Selain itu, tersedia juga layanan servis, mencakup servis motor ringan, servis HP dan pos charger, serta pangkas rambut. Sehingga pemudik dapat memperbaiki kendaraan dan kebutuhan pribadi mereka.

Tidak hanya itu, Pos Mudik Dompet Dhuafa menyediakan layanan edukasi kebencanaan yang di dalamnya terdapat pojok baca, dan taman ceria untuk anak. Juga tersedia layanan untuk berbuka puasa dan sahur, dan pembagian takjil untuk kelancaran para pemudik menjalankan ibadah puasa.

Ada yang baru dari edisi tahun ini di mana Dompet Dhuafa melibatkan pula potensi-potensi lokal, seperti UMKM dan juga Karang Taruna.

“Masing-masing layanan ada penanggung jawab dan relawan yang terlibat. Misalnya di layanan yang disediakan DMC ada Pos Hangat dan relawan yang menjalankan operasionalnya. Yang terpenting adalah kita punya prinsip untuk melibatkan potensi lokal. Kita punya Darling (Dapur Keliling), kita akan melibatkan UMKM lokal untuk mengaturnya. Jadi kita akan selalu libatkan potensi lokalnya,” ucap Ahmad Baikhaki.

“Kita punya tagline pemberdayaan lokal. Kita tidak secara egoistis menyiapkan ketersediaannya sendiri. Kita libatkan lokal. Di banten kita mengajak UMKM lokal, dan karang taruna. Agar mereka merasa ini program milik kita semua. Kita membuka ruang kebaikan untuk bersama,” tambah Ahmad Baikhaki.

Selain di terminal Kampung Rambutan, Pos Mudik Ramah Keluarga Dompet Dhuafa tahun ini juga tersebar di enam lokasi lagi, di antaranya SPBU Toyomerto (Serang-Banten), Rest A-Mahdiyyiin (Kab. Bandung-Jabar), Rest Area Taman Cirebon Power (Kab. Cirebon-Jabar), Masjid Besar At-Taqwa Ajibarang (Kab. Banyumas-Jateng), Masjid Abnais Sabil Banyuwangi (Banyuwangi-Jatim) dan Terminal Pulo Gebang (DKI Jakarta).

Waktu operasional setiap pos mudik yang berada di luar kota Jakarta dibuka selama 24 jam, sementara dua lokasi Pos Mudik di Jakarta terbatas dari pukul 10.00 WIB sampai 21.00 WIB.

“Terima kasih para donatur Dompet Dhuafa kami dapat membuka layana Pos Mudik Ramah Keluarga Dompet Dhuafa serta dalam pelaksanaannya ditopang oleh beberapa program besar Dompet Dhuafa, di antaranya Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC), Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM), Institut Kemandirian (IK) dan Dompet Dhuafa Cabang Banten, Jabar, Jateng dan Jatim,” pungkas Ahmad Baikhaki .

Related posts