Makassar – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bahtiar Baharuddin mengatakan bahwa ia telah melakukan peninjauan di lokasi pembangunan stadion di kawasan GOR Sudiang Makassar sebanyak 3 kali.
Langkah ini dilakukan oleh Bahtiar untuk memastikan bahwa lokasi stadion tersebut aman dari jalur pesawat yang menuju Bandara Sultan Hasanuddin.
“Lokasi itu saya sendiri sudah 3 kali (meninjau). Saya beberapa kali olahraga di Sudiang, itu sekaligus saya tinjau stadion sampai ke pagar yang paling belakang. Saya sudah lihat berkali-kali jalurnya pesawat,” ujar Bahtiar Baharuddin kepada para awak media di Hotel Four Point, Senin (26/2/2024).
Bahtiar mengungkapkan hal tersebut untuk membantah anggapan bahwa stadion yang akan dibangun di kawasan GOR Sudiang akan mengganggu jalur pesawat yang dekat dengan bandara.
Ia menegaskan bahwa lokasi proyek pembangunan stadion tersebut berada jauh dari jalur pesawat.
“Jadi kalau belum ke lapangannya, itu bicaranya bisa beda pandangannya. Saya sudah tiga kali. Sudah berdiri di tengah sawah di belakang itu yang dilewati pesawat. Jauh sekali dari jalur pesawat,” ungkapnya.
Di samping itu, Bahtiar juga mengungkapkan bahwa ia telah melakukan peninjauan dari udara bersama-sama dengan Wali Kota Makassar, Bupati Maros, dan Wakil Bupati Gowa.
Bahtiar menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk memastikan keamanan setelah stadion baru tersebut berdiri tegak di masa yang akan datang.
“Saya juga sudah lihat dari jalur udara. Keliling seputar Makassar dari udara bersama Wali Kota Makassar, Bupati Maros, sama Wakil Bupati Gowa. Itu sudah kita cek semua,” bebernya.
“Jadi saya pastikan lokasi itu tidak seperti yang dimaksud. Mungkin dia hanya memperkirakan, bukan melihat alam nyatanya. Saya kira, saya bisa challenge informasi itu. Sudiang itu insyaallah aman untuk pembangunan stadion,” sambung Bahtiar.
Sejalan dengan itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengakui bahwa lokasi stadion tersebut tidak berdekatan secara langsung dengan jalur pesawat.
Dia menegaskan bahwa proyek tersebut berada di luar Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), untuk memastikan keamanan operasional penerbangan.
“Itu KKOP. KKOP itu namanya kerucut dalam. Kita tidak masuk kerucut dalam, di samping. Insyaallah itu teknis. Dan saya lihat, kalau di samping stadion sekarang yang kecil itu, itu tidak masuk kerucut dalam,” ujar Danny terpisah.
Sebelumnya, dilaporkan bahwa Bahtiar meminta dukungan dari Danny untuk mendukung pembangunan proyek stadion di kawasan GOR Sudiang.
Dukungan tersebut termasuk pembangunan akses jalan di sekitar stadion oleh Pemerintah Kota Makassar.
“Pasti mi itu. Satu, itu kalau pembangunan stadionnya kan dari APBN, (tetapi) tanahnya milik provinsi. Tapi ini kan jalannya belum ada, dan ini wilayahnya Kota Makassar,” ungkap Bahtiar kepada wartawan, Senin (26/2/2024).
Dia mengungkapkan bahwa Danny menyambut baik tawaran untuk mendukung pembangunan stadion tersebut.
Dia optimis bahwa kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar akan memastikan kelancaran proyek tersebut.
“Ini Wali Kota Makassar na tahu tong kalau makureng dui’ na provinsi (kurang uangnya Pemprov Sulsel). Beliau yang bangun jalannya. Makanya saya terima kasih sekali kepada Wali Kota Makassar,” tandasnya.

