Indramayu – Miris seorang anak dibawah umur, di Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, diperkosa secara bergilir oleh dua temannya sendiri.
Pilunya, sebelum diperkosa, korban sempat dicekoki minuman dan diikat menggunakan lakban dibagian tangan dan mulut, lalu diperkosa di tanah lapang. Peristiwa itu terjadi pada Mei 2023, namun pemerkosaan tersebut baru terkuak saat korban mengadu pada orang tuanya.
Menurut Rosidi, Kuasa Hukum korban, menjelaskan, dua orang pelaku pemerkosaan tersebut masih dibawah umur.
“Pemerkosaan yang terjadi di Desa Telukagung, dilakukan oleh dua orang pelaku, terhadap korban dibawah umur,” ungkapnya di Mapolres Indramayu, usai mendampingi korban menjalani pemeriksaan, Jumat (23/2/2024) malam.
Rosidi mengatakan, korban sempat diberi campuran minuman yang membuat korban merasa pusing.
“Pertama dikasih air mineral, cuman diminum seperempat, terus dibawa dan diisi lagi, baru korban merasa pusing,” katanya.
Setelah korban merasa pusing, lanjut Rosidi, mulut dan tangan korban sempat diikat olah lakban sebelum dilakukan pemerkosaan.
“Korban sempat dilakban juga, dibagian mulut dan tangan tujuan gak tahu untuk apa, kayanya biar gak berontak,” lanjutnya.
Rosidi menjelaskan, korban diperkirakan berusia 14 tahun, dan kasus pemerkosaan tersebut baru terungkap pada Februari 2024.
“Pelakunya masih dibawah umur juga, kira-kira 14 tahun, kejadiannya Mei 2023, baru melapor sekarang,” jelasnya.
Hingga saat ini, unit PPA Satreskrim Polres Indramayu, masih melakukan penyelidikan terkait kasus pemerkosaan tersebut.

