Jakarta – Beredar kabar di kalangan para pengguna jejaring perpesanan WhatsApp (WA) yang menyebutkan ada jebakan penipuan terkait informasi ‘Block WhatsApp’.
Terkiat informasiitu, pakar keamanan siber Alfons Tanujaya pun ikuti menyorotinya dan mengatakan bahwa informasi modus penipuan baru dengan metode tombol block WhatsApp (WA) di masyarakat, adalah informasi tidak benar.
“Itu sebenarnya tombolnya dari WA, ini ada orang yang misinformasi saja, malah menjadi menyebar gitu loh. Itu sebenarnya fitur dari WhatsApp, tapi adanya di WhatsApp Beta tetapi banyak orang yang tidak mengerti,” kata Alfons, seperti dikutip dari rri.co.id, Minggu (17/9/2023).
Lebih lanjut Alfons mengungkapkan, kesalahan paham tentang fitur WA itu diinformasikan mengandung virus malware. Menurutnya, tombol block WA itu hanya untuk WhatsApp Beta.
“Ya betul. Betul (tidak ada penipuan) jadi orang yang menyebarkannya misinformasi,” ucap Alfons.
Kemudian, Alfons menilai, praduga masyarakat terkait fitur WA itu tidak dapat disalahkan. Karena dalam membedah mana asli atau palsu, butuh pengalaman dan pengetauan lebih tentang teknologi informasi.
“Jadi mungkin masyarakat perlu berhati-hati saja, jangan mudah menyebarkan sebelum tahu kepastiannya. Itu kita jadikan pembelajaran supaya lain kali jangan mudah melakukan forward atau sharing sebelum tahu kebenarannya gitu,” ujar Alfons.

