BNPB Targetkan Pencarian Korban Longsor Serasan Selama Tujuh Hari

Natuna, Kepulauan Riau – Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menargetkan evakuasi dan pencarian korban longsor di Serasan dapat ditemukan dalam tujuh hari. Menurutnya, hal itu sesuai aturan dari Basarnas.

“Golden day ini sesuai aturan juga yang diterapkan Basarnas. Hanya saja kita berharap dalam waktu 7 hari, proses evakuasi korban dapat ditemukan semua,” kata Suharyanto saat mengunjungi lokasi longsor di Serasan.

Namun demikian, pencarian dapat dilanjutkan tergantung kesepakatan antara pemerintah daerah, masyarakat dan pihak keluarga korban. Ia menegaskan, pihaknya tetap memberikan tindakan maksimal untuk membantu proses evakuasi dan pencarian korban tanah longsor.

“Aturan pencarian dan evakuasi korban bencana alam dilakukan dalam waktu 7 hari. Namun dapat dilanjutkan tergantung kesepakatan,” katanya menjelaskan.

Selain itu, sesuai kesepakatan antara Pemkab Natuna dan tim SAR menetapkan bencana longsor menjadi status siaga satu tanggap darurat. “Dengan bencana alam yang terjadi di Kecamatan Serasan maka kami menetapkan status tanggap darurat satu untuk Natuna,” katanya.

Ia juga mengapresiasi Pemkab Natuna yang merespon cepat musibah terjadi di Kecamatan Serasan. “Terima kasih sekali untuk Bupati Natuna, selanjutnya urusan korban dan musibah banjir bandang tanggung jawab BNPB, hingga batas waktu yang ditentukan,” ucapnya.

Related posts