PALANGKA RAYA/– Rapat pleno Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam rangka pemilihan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum sudah selesai digelar. Rapat pleno tersebut digelar di Aula Kantor KONI, Jumat (24/2).
Dalam rapat pleno tersebut, Christian Sancho ditunjuk sebagai Plt Ketua Umum KONI Provinsi Kalteng. Meskipun diwarnai interupsi dari sejumlah pengurus, Sancho mengatakan itu hal biasa, ada pihak yang puas dan ada yang tidak.
“Dengan berdasarkan surat dari KONI Pusat penunjukan status ketua harian dari pusat, kita sampaikan ke forum bahwa ketua harian maju sebagai Plt Ketum dan forum menyatakan setuju dan saya ketok (palu) dan terpilihlah Plt Ketum KONI untuk mempersiapkan Musorprovlub,” kata Sancho, usai rapat pleno.
Usai rapat pleno, mekanisme selanjutnya hasil rapat pleno akan disampaikan ke KONI Pusat dalam bentuk laporan lengkap dengan berita acara, daftar hadir, foto, surat permohonan untuk pengesahan hasil rapat pleno oleh KONI Pusat.
“Nanti kita lihat petunjuk selanjutnya dari KONI Pusat, karena setelah ini kita akan menyerahkan berita acara ke KONI Pusat untuk di-SK-kan hasil pleno. Tugasnya nanti apa-apa saja, kita tunggu legalitas keluar dari KONI Pusat,” jelas Sancho.
Setelah itu, berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) KONI Provinsi Kalteng tugas dari Plt Ketua Umum mempersiapkan dan melaksanakan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) dengan agenda tunggal pemilihan Ketua Umum KONI yang baru.
“Kalau sesuai AD ART pelaksanaan Musorprovlub itu, setelah terpilihnya Plt Ketum itu 1-6 bulan, tapi mulai dari sekarang kita akan mempersiapkan segala sesuatunya dan membuka ruang selebar-lebarnya bagi siapa pun yang ingin menjadi Ketua Umum KONI selanjutnya dengan mengikuti semua mekanisme yang ada,” imbuh Sancho.
Sancho mengatakan, dalam rapat pleno tersebut memang ada beberapa orang yang protes, namun forum sudah menerima keputusan dan protes seperti itu menurutnya dalam organisasi hal biasa saja.
Dijelaskan, yang diprotes itu masih belum disepakati sebagai Plt Ketum, Sancho menegaskan semua mekanismenya sudah dilewati semua dan di tata tertib itu keputusan terakhir ada pada pimpinan sidang. Kemudian rapat pleno tersebut kuorum karena hadir 51 orang dari 65 orang pengurus.
Sancho mengapresiasi dan berterima kasih kepada pengurus yang sudah hadir dalam rapat pleno. Sancho menambahkan, penetapan Plt penunjukan Plt Ketua Umum untuk langkah besar selanjutnya, yakni bersama-sama mencari ketua umum yang layak memimpin KONI Kalteng ke depan
“Dalam artian KONI ini banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, jadi siapa pun yang maju sebagai ketua umum harus membuat pakta integritas bahwa dia bersedia melaksanakan apa saja yang menjadi pekerjaan KONI.

