Indonesia Turut Meriahkan Festival ‘Melayu Day’ 2023

Yala, Thailand – Pemerintah Indonesia ikut serta memerihakan Festival ‘Melayu Day’ 2023. Keikutsertaan Indonesia menjadi momentum baik dalam upaya terus mempromosikan budaya Indonesia.

Festival kebudayaan ini diselenggarakan di kota Yala, Provinsi Yala, Thailand 24 hingga 26 Februari 2023. Acara ini kembali diselenggarakan setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 dua tahun lalu.

Pagelaran Melayu Day 2023 secara resmi dibuka Sekretaris Jenderal Southern Border Provinces Administrative Center, Laksamana Muda Somkiat Polprayoon. Selain itu, acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Yala, Wali Kota Yala, Konsul RI Songkhla, perwakilan dari Konsulat Jenderal Malaysia Songkhla.

Festival yang diinisasi oleh Pemerintah kota Yala untuk memperkenalkan budaya Melayu sejak tahun 2014. Mereka berkolaborasi dengan Konsulat RI Songkhla dan Konsulat Jenderal Malaysia Songkhla.

Melayu Day 2023 menampilkan pentas budaya pakaian dan tarian, seminar budaya, pameran pendidikan, promosi kuliner. Negara yang ambil bagian di antaranya Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Tarian Bajidor Kahot tampil sebagai pembuka yang dibawakan oleh penari dari Universitas Nasional. Dilanjutkan dengan Pendet dan Kinang Kilaras.

Sementara itu, penari dari Universitas Galuh membawakan Jaipong dan Sekar Putri. Dharma Wanita Persatuan Konsulat RI Songkhla selanjutnya tampil dengan menyumbangkan Tobello dan Gemu Fa Mi Re.

Selain penampilan tari, kegiatan membatik juga mendapat sambutan dari para pengunjung yang ingin mencoba sendiri secara langsung. Kegiatan ini diakomodasi oleh Sanggar Batik Madani Yogyakarta.

Kadin DKI Jakarta Bidang Fashion tidak ketinggalan mengambil bagian. Mereka memperkenalkan pakaian Indonesia, khususnya adat Betawi dalam ajang fashion show.

Institusi Pendidikan Indonesia mengambil kesempatan pada Melayu Day 2023. Mereka memperkenalkan program studinya masing-masing kepada para pengunjung dalam pameran pendidikan.

Diantaranya adalah Universitas Galuh, UNIKOM Bandung, IBIK Bogor, UNPER Tasikmalaya, Universitas Negeri Yogyakarta. Selain itu, ada juga Universitas Nasional Jakarta dan Universitas Muhammdiyah Sumatera Utara.

Para pengunjung juga berkesempatan untuk melihat dan mencicipi aneka kuliner. Selain itu, pengunjung juga bisa langsung mencoba beberapa produk UMKM khas Indonesia.

Produk-produk yang didatangkan berasal dari Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia Bandung, PT Sukses Aulia Sejahtera, PT Jakob Pekalongan. Selain itu, Dharma Wanita Persatuan Konsulat RI Songkhla juga memberikan beberapa produk yang tersaji di Pasar Malam.

Related posts