Bandung – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyangkal adanya keterlibatan anak pejabat dalam kasus pembunuhan Vina dan Muhammad Rizky atau Eky di Cirebon.
Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol. Surawan, menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja keras dan menegaskan bahwa kasus tersebut telah diungkap secara transparan.
“Kami ingin tegaskan bahwa tidak ada keterlibatan anak pejabat dalam kasus ini. Kami telah bekerja secara kooperatif dan transparan dalam penyelidikan ini. Satu-satunya Daftar Pencarian Orang (DPO) adalah Pegi Setiawan,” kata Surawan di Bandung, Senin.
Terhadap tuduhan keterlibatan anak pejabat, Surawan menegaskan bahwa penyidik hanya berpegang pada fakta-fakta yang ditemukan dalam penyelidikan.
“Kami menghargai pendapat siapapun, namun kami tetap berpegang pada fakta yang kami temukan dalam penyidikan. Kami tidak memperhitungkan asumsi,” ujarnya.
Surawan menjelaskan bahwa dengan penangkapan Pegi Setiawan, total tersangka dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon mencapai sembilan orang.
“Setelah kami lakukan penyelidikan, ternyata hanya Pegi Setiawan yang menjadi DPO selama ini. DPO sebelumnya atas nama Dani dan Andi tidak ada,” tambah Surawan.
Dia juga menyatakan bahwa pihaknya tidak perlu mendapatkan pengakuan langsung dari Pegi. Surawan lebih mempercayai keterangan dari beberapa saksi yang menyebutkan keterlibatan Pegi dalam pembunuhan tersebut.
“Kami sudah memperoleh keterangan dari saksi-saksi yang menunjukkan keterlibatan Pegi sebagai otak dari peristiwa ini. Jadi, kami lebih fokus pada keterangan dari saksi-saksi kunci,” tambahnya.

